Selasa, 21 September 2010

- Persib Dibayangi Problem Stadion & Pelatih

Jakarta - Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 akan segera bergulir akhir pekan ini. Masalah serius mendatangi Persib jelang persiapan mereka ke ISL yaitu soal stadion dan pelatih.

Persib yang musim lalu memakai Stadion Si Jalak Harupat sebaga kandang untuk sementara tak bisa memakai stadion tersebut karena masih dalam masa renovasi hingga akhir tahun. Maka 'Maung Bandung' kembali menggunakan rumah lama mereka, Siliwangi, sebagai markas sementara. Apakah PT Liga Indonesia mengizinkannya, sebab Siliwangi tak lolos kualifikasi di musim lalu.

"Soal Stadion Siliwangi masalahnya bukan pada lampu stadion (meski belum memenuhi syarat), namun pada lapangannya karena permukaannya tak rata," ujar CEO PT Liga Djoko Driyono kepada pers di Hotel Sultan, Senin (20/9/2010) malam WIB.

Hal senada diutarakan manajer Persib Umuh Muchtar yang masih berusaha memakai Jalak Harupat sebagai home base mereka. Sebagai antisipisinya, Umuh mengatakan Persib akan melakoni laga away di enam laga awalnya.

"Kami akan mencoba mengusahakan Siliwangi bisa dipakai, namun kami akan tetap menggunakan Jalak Harupat sebagai cadangan," ujar Umuh.

Tak hanya stadion, Persib pun masih harus menegaskan keputusannya untuk tetap memakai Darko Janackovic sebagai pelatih mereka musim ini. Pelatih asal Serbia itu makin tak populer di mata pemain dan juga fans akibat beberapa hari lalu dikabarkan terlibat perselisihan dengan Markus Harison.

Isu yang berkembang sejak awal Darko memang tak diterima oleh Bobotoh dan Viking. Pada awalnya Umuh sempat melirik Robert Rene Albert (pelatih Arema Indonesia saat itu ) namun konsorsium sebagai penyandang dana memilih Darko yang boleh dibilang masih "buta" akan kultur sepakbola Indonesia.

"Soal Darko saya berpihak kepada orang banyak saja. Pelatih cuma satu dan masih bisa dicari. Kalau satu tim mogok kan susah urusannya," keluh Umuh.

"Seandainya Darko dipaksakan akan sulit karena akan berimbas pada penampilan klub juga. Hari Kamis (23/9) saya akan bertemu dengan konsorsium klub untuk membalas masalah ini," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar