Sabtu, 23 Oktober 2010

- Surat PSSI Pusat yang Memicu Kelahiran Persebaya 'Tandingan'

Surabaya - Tim Persebaya 'tandingan' dibentuk dengan dalih karena PT Persebaya Indonesia menyatakan menunda pendaftaran mengikuti kompetisi Divisi Utama PSSI dan sedang terjadi konflik internal.

Faktor yang memicu kelahiran tim tandingan yang diketuai Wisnu Wardhana itu berdasarkan surat edaran PSSI Pusat yang ditandatangani Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid. Surat tersebut diterbitkan pada tanggal 13 Oktober 2010.

Berikut ini adalah salinan utuh surat tsb :

Dengan hormat,

Berdasarkan surat PT Persebaya Indonesia no: 135/PSBY-SBY/X/2010 perihal pemberitahuan dan surat pengurus cabang PSSI Surabaya no: 064/Pengcab-PSSI-Sby/X/2010 perihal permohonan penundaan pendaftaran klub Persebaya untuk mengikuti kompetisi Divisi Utama PSSI dan mencermati perkembangan konflik internal klub Persebaya yang belum tuntas yang akan berakibat merugikan persepakbolaan di Jawa Timur, maka dengan ini Komite Eksekutif PSSI berdasarkan kewenangannya sesuai pasal 37 huruf h Statuta PSSI menegaskan dan menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Segera mengambil langkah-langkah organisasi untuk menyelesaikan konflik internai sesuai AD/ART klub Persebaya.

2. Komite Eksekutif PSSI menugaskan kepada Pengurus Cabang (Pengcab) Kota Surabaya menyetujui semua langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah organisasi yang dilakukan klub Persebaya melalui Musyawarah Anggota Luar Biasa (Musdalub) sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku (AD/ART serta peraturan organisasi lainnya).

Sebelumnya Tim Persebaya 'tandingan' itu diluncurkan di Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo, Jumat (22/10/2010).. Kepengurusan tim yang diyakini akan mewakili dalam kompetisi Divisi Utama PSSI itu dihiasi wajah-wajah politisi.

Selain Wisnu Wardhana yang tak lain ketua DPC Partai Demokrat Surabaya sekaligus Ketua DPRD Surabaya, juga ada Armudji politisi asal PDIP yang saat ini juga menjabat sebagai ketua komisi A, dan ada pula Ketua Partai Golkar Surabaya, Adies Kadir, yang juga sebagai wakil ketua Komisi A DPRD Surabaya.

Sedangkan posisi sekretaris tim Persebaya 'Tandingan' diduduki Wastomi Suheri, yang saat ini menjadi ketua Yayasan Suporter Surabaya (YSS). Ada juga nama Pengurus cabang PSSI Surabaya versi Hotel Utami, seperti Amang Mulia dan Andi Slamet.

"Saya memang sekaligus menjadi manajer Persebaya. Pengawasan terhadap Persebaya juga akan lebih mudah," kata Ketua Umum Persebaya 'tandingan' Wisnu Wardhana, kepada detiksurabaya.com seusai launching Persebaya.

Persebaya 'Tandingan' yang di-launching dengan 29 pemain ini dianggap sebagai tim yang paling bagus dan siap membawa kesebelasan asal Surabaya menjadi klub yang lebih baik dari klub lain.

Anggota squad sebagian membeli dari Kutai Barat. Dana yang disiapkan untuk 3 bulan pertama sebesar Rp 25 Miliar. "Dana itu merupakan sumbangan para donatur,investor dan simpatisan," kata Wisnu Wardhana.

"Saya yakin, inilah Persebaya yang asli. Kalau ada PT Persebaya, itu bukan Persebaya klub sepak bola," tambahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar